Enthus Susmono Bupati Tegal

Ki Enthus Susmono, Putra asli Tegal Jawa Tengah, Lahir 21 Juni 1966 dari Ayah bernama Soemarjadiharja dan Ibu Tarminah. Sang Ayah juga merupakan seorang Dalang Wayang Golek dan Kakeknya juga meupakan dalang kondang pada pemerintahan Mataram. Jadi darah dalang memang sudah melekat di diri Ki Enthus Susmono.

Ki Enthus, begitu biasanya dia dipanggil. Beliau merupakan Dalang Terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Cerdas, kreatif, inovatif dan kritis terhadap pemerintahan dan kehidupan bangsa merupakan kelebihan Ki Enthus Susmono. Selain itu Ki Enthus juga mampu menjadikan wayang bukan hanya sebagai media hiburan atau pelestarian sejaran, melainkan juga sebagai media dakwah, sosialiasai dan informasi bagi penonton.

Ki Enthus terkenal sangat lantang dan berani mengkritisi pemerintah, dan hebatnya beliau bukan hanya pintar mengkritik, tapi juga bisa membuktikan. Terbukti beliau terpilih sebagai Bupati Tegal pada masa periode 2014-2019. Sayang belum sampai selesai masa baktinya, beliau harus kembali ke hadapan Sang Pencipta dengan meninggalkan berbagai prestasi yang luar biasa.

Dalam HUT Pepadi ke 47 yang di selenggarakan di TMII, yang kala itu digelar pementasan wayang kulit oleh dalang Ki Seno Nugroho dan dihibur oleh pelawak Kirun dan dihadiri oleh dalang-dalang seluruh Indonesia, Ki Enthus banyak bercerita tentang harapan akan kemajuan seni wayang kulit di Indonesia. Dan Perlu di ketahui bahwa Ki Enthus Susmono, Ki Seno Nugroho dan Ki Joko Edan memiliki kesamaan yaitu penggemar Ki Manteb Soedharsono.

Baca Juga : Ki Seno Nugroho, Dalang “Seribu Satu Malam” dari Yogyakarta.

Pencetus Wayang Santri
Pencetus Wayang Santri

Pecentus Wayang Santri

Wayang Santri merupakan Wayang Golek yang dibuat oleh Ki Enthus Susmono sejak Tahun 2006. Wayang itu bertemakan dakwah Agama Islam, jadi cerita wayangnya pun lebih banyak menceritakan tentang kisah perjuangan Para Alim Ulama dan Tokoh Muslim jaman dahulu. Kendati demikian Ki Enthus tidak pernah mau dipanggil sebagai Kyai atau Ustad, baginya Wayang Santri adalah ajang belajar bersama tentang ilmu Agama.

Selain Wayang Santri, Ki Enthus juga telah mengukir banyak prestasi dan penghargaan diantaranya yaitu :

  • Pada Tahun 2005 terpilih sebagai Dalang terbaik se-Indonesia dalam Festival Wayang Indonesia
  • Pada Tahun 2005 memperoleh 2  Gelar Doktor yaitu : Gelar Doktor Honoris Causa bidang seni budaya dari International Universitas Missouri, U.S.A dan Gelar Doktor Honoris Causa bidang seni budaya dari Laguna College of Bussines and Arts, Calamba, Philippines
  • Tahun 2007 memecahkan Rekor Muri sebagai dalang terkreatif dengan menampilkan kreasi jenis wayang terbanyak sebanyak 1491 wayang.
  • Tahun 2005 Ki Enthus Susmono memperoleh Pemuda Award Tahun bidang Seni dan Budaya, dari DPD HIPMI Jawa Tengah

Selain itu Ki Enthus Susmono memiliki banyak sekali hasil karya dan sebagian disimpan di Museum Luar Negeri yaitu :

  • Tropen Museum di Amsterdam, Belanda
  • Museum of Internasional Folk Arts (MOIFA) di New Mexico
  • Museum Wayang Walter Angts di Jerman
  • 2000 : Wayang Prayungan
  • 2001 : Wayang Batman
  • 2001 : Wayang Alien
  • 2001 : Wayang tokoh-tokoh politik
  • 2001 : Wayang Teletubies
  • 2001 : Wayang planet
  • 2002 : Wayang Osama bin Laden
  • 2004 : Wayang Wali
  • 2006 : Wayang Gunungan Tsunami Aceh
  • 2006 : Wayang Gunungan Harry Potter
  • 2006 : Wayang Walisanga
  • 2006 : Wayang Kebangsaan
  • 2007 : Wayang Simphony
  • 2007 : Wayang Blong
  • 2007 : Wayang Minimalis
  • 2005-2006 : Wayang Rai Wong
  • 2006 dan 2008 : Wayang Goerge Bush
  • 2006 dan 2008 : Wayang Saddam Husein
  • 2008 : Wayang Barrack Obama

Kiprah Pedalangan dan Pameran Pewayangan :

  • (1986—2018) Ribuan kali pementasan pewayangan di berbagai kota di Indonesia , dengan rata-rata setiap tahunnya sebanyak 70 pementasan
  • (2006) Menggelar Wayang Simphony di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam rangka Sepekan Wayang Kebangsaan .
  • Menciptakan sebuah konsep Wayang Kebangsaan, yaitu sebuah konsep mengangkat isu-isu kebangsaan dan nasionalisme.
  • (2007) Pagelaran Wayang Duel Dalang Kondang: Ki Enthus & Ki Manteb, di Monumen GBN Slawi, Tegal
  • (2007) Pagelaran Wayang Blong, dalam event Festival Seni Surabaya .
  • (2008) Mewakili Indonesia dalam event Festival Wayang Internasional di Denpasar, Bali
  • (2003) Pegelaran Wayang bertajuk Wayang adalah Rohku dalam rangka Dies Natalis STSI Surakarta.
  • (2006) Pameran Wayang Grand Launching Wayang Rai Wong di Galeri Seni Rupa Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta
  • (2006) Pameran Wayang Rai Wong, di Galeri Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya .
  • (2007) Pameran Wayang Rai Wong dalam Pekan Wayang Kebangsaan, di Galeri Cipta II TIM – Jakarta .
  • (2007) Pameran bersama Wayang Indonesia, diselenggarakan oleh Museum Wayang Indonesia, di Jakarta .
  • Pameran Wayang Superstar:The Theatre World of Ki Enthus Susmono, 29 Januari sampai 30 Juni 2009, di Tropen Museum-Amsterdam, Belanda.

Jika melihat dari rentetan prestasi dan penghargaan yang Ki Enthus raih, tak heran jika beliau merupakan Dalang Terbaik di Indonesia. Kecintaan nya pada Dunia Seni, Dakwah dan Politik merupakan prestasi yang sulit ditandingi oleh Dalang manapun.

Baca Juga : Ki Manteb Soedharsono, Dalang Setang Raja Sabet.

Sebelum Meninggal Ki Enthus sempat menyampaikan keinginanya kepada Ki Manteb Soedharsono untuk menggelar wayang kulit dengan lakon Pandawa Moksa, dimana lakon itu merupakan sebuah lakon yang menceritakan meninggalnya orang-orang baik di pewayangan. Itulah mungkin keinginan terakhir Ki Enthus yang belum terwujud.

Selamat Jalan Ki Enthus, terima kasih atas segala karyamu bagi Indonesia.

, , , , , ,
Artikel Terkait
Latest Posts from DalangSeno.com