Ki Sigit Ariyanto Sigid Ariyanto

Ki Sigit Ariyanto akhir-akhir ini sering mengisi pagelaran Wayang di Channel Youtube milik Alm. Ki Seno Nugroho bersama Warga Laras semenjak kepergian Ki Seno Nugroho. Muda, berbakat, penuh talenta dan uniknya lagi Ki Sigit sangat mirip dan tak kalah bagusnya jika memainkan Bagong yang identik atau sudah menjadi khas dari Ki Seno Nugroho. Tak jarang pula Ki Sigit juga berduet dengan Nizar dan Gading putra Alm. Ki Seno.

Ki Sigit Ariyanto pertama kali menarik perhatian saya yaitu saat beliau tampil di acara Maiyahan atau Sinau Bareng bersama Cak Nun. Waktu itu Ki Sigit mendalang dengan memainkan tokoh yang salah satunya adalah Cak Nun dalam rangka Ulang Tahun Cak Nun. Kala itu Ki Sigit Ariyanto membawakan lakon Dewa Ruci, salah satu lakon yang kebetulan sangat saya suka.

Ki Sigit Ariyanto Sigid Ariyanto bersama Cak Nun
Ki Sigit Ariyanto Sigid Ariyanto bersama Cak Nun

Sedikit cerita tentang Lakon Dewa Ruci, dalam lakon ini peran utamanya adalan Bima. Dimana Bima yang merupakan kekuatan Utama dari Pandawa karena kesaktianya yang sangat luar biasa ingin dihabisi oleh Duryudhana dengan cara kotor. Sebagai pemimpin Kurawa, Duryudhana meminta Guru Drona supaya Bima bisa dikalahkan, dimana Drona adalah Guru baik bagi para Pandawa maupun Kurawa.

Sebagai seorang murid, Bima sangat menghormati dan taat terhadap Guru Drona. Sehingga apapun yang diperintahkan oleh Guru Drona akan Bima laksanakan tanpa berpikir panjang, tanpa adanya rasa takut bahkan curiga. Hingga karena permintaan Duryudana, Bima disuruh oleh Guru Drona untuk mencari mencari sesuatu dari mulai di Hutan yang sangat angker dan berbahaya, Gunung dan sampai dasar laut.

Harapan para Kurawa dan Guru Drona tentu supaya Bima gugur saat menjalankan perintah itu. Namun karena didasari hati yang tulus iklas, keberanian yang suci dan pikiran yang selalu positif, maka Bima bukan hanya selamat, tapi justru Bima bertemu dengan Dewa Ruci di Dasar Laut.

Dewa Ruci saat ini bisa kita analogikan sebagai Tuhan atau Kebenaran Sejati. Jadi selama kita hidup sesuai dengan keyakinan terhadap sang Pencipta, didasari dengan keyakinan, keiklasan, ketulusan dan kesetiaan, maka sebesar apapun halangan, rintangan dan siapapun yang mencoba menipu kita, maka kita pasti akan diselamatkan oleh Allah sang Pencipta.

Kembali lagi ki Profile Ki Sigit Ariyanto. Ki Sigit lahir di Blora pada 8 Juni 1979. Beliau merupakan Dalang yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Seninya di Sekolah Tinggi Seni Indonesia di Surakarta. Seperti halnya dalang pada umumnya, Ki Sigit juga memiliki sanggat yang bernama Sanggar Seni Cakraningrat yang berada di Tawangsari, Kelurahan Leteh RT 7 RW 3, Rembang.

Prestasi Ki Sigit Ariyanto Sigid Ariyanto
Prestasi Ki Sigit Ariyanto Sigid Ariyanto

Prestasi yang pernah diraih oleh Ki Sigit Ariyanto adalah :

  • Penyusun naskah dan dalang dalam pakeliran layar panjang lakon “Parikesit” di Teater Lingkar Semarang (2002).
  • Pakeliran Padat “Hastabrata Kawedhar” Dies Natalies UNES Semarang (2005).
  • Wayang Bahasa Indonesia(Sandosa) “Karna Tandhing” di Belanda dan Italia (2003).
  • Juara II Festival Dalang Tingkat Jateng (2004).
  • Duta Indonesia dalam Festival Wayang ASEAN lakon “Ciptoning” (2006).
  • Pagelaran Wayang Reformasi Birokrasi di MENPAN Jakarta lakon “Prabu Baka” (2007).
  • Penyaji terbaik dan sanggit lakon terbaik dalam Festival Wayang Indonesia 2008 di Yogyakarta.

Ki Sigit Ariyanto, Dalang Muda Bertalenta

Salah satu yang membuat saya pribadi menggemari sosok Ki Sigit adalah karena ide dan cara membawakan wayangnya yang tidak hanya mengejar supaya ramai atau disukai banyak orang dengan berbagai tambahan instrumen musik modern, penyanyi top, bahkan pelawak kondang. Beliau tetap membawakan Wayang dengan menjaga ketradisionalanya tapi tidak ketinggalan jaman dan dapat diterima terutama oleh kaum muda juga. Sangat mirip dengan apa yang selama ini dilakukan oleh Ki Seno Nugroho.

Sebagai salah satu dalang muda saat ini, maka besar harapan kita semoga ke depan Ki Sigit Ariyanto dapat memajukan dunia seni terutama Wayag kulit dengan berbagai ide, inovasi dan improvisasi yang tidak meninggalkan nilai-nilai klasiknya. Dan semoga Bagong akan tetap nggleling ditangan Ki Sigit Ariyanto. Dan semoga Ki Sigit juga bisa membimbing Nizar dan Gading Pawukir untuk supaya terus berkembang menjadi dalang Kondang di kemudian hari.

, ,
Artikel Terkait
Latest Posts from DalangSeno.com