Sujiwo Tejo Seniman
Sujiwo Tejo Jancukers
Loading...
Sujiwo Tejo Jancukers

Siapa yang tak kenal sosok Sujiwo Tejo? Dia bukan bukan sekedar dalang, namun benar-benar seniman. Namanya kerap muncul di televisi, youtube, media sosial dan koran. Dia merupakan sosok seniman yang multi talenta, cerdas, dan kritis mengkritik politik dan negara.

Sujiwo Tejo lahir di Jember pada 31 Agustus 1962 dengan nama lengkap Agus Hadi Sudjiwo. Dia penggemar ilmu matematika, dan pernah mengambil kuliah di Dua jurusan di ITB yaitu jurusan matematika (1980-1985) dan teknik sipil (1981-1988). Dia sempat membuat lagu hymne untuk jurusan teknik sipil karena kemampuan seninya yang luar biasa. Sujito Tejo juga pernah menjabat sebagai  Kepala Bidang Pedalangan pada Persatuan Seni Tari dan Karawitan Jawa di ITB.

Sujiwo Tejo : Kiprah Dalang

Dalang Sujiwo Tejo
Dalang Sujiwo Tejo

Sejak kecil Tejo sudah senang mendalang, namun karena dia adalah orang yang cerdas dan selalu berpikir Out of The Box makanya dia berbeda dengan dalang-dalang pada umumnya. Yang menarik dari Sejiwo Tejo bagi saya adalah ketika dia membawakan lakon “Maha Daya Cinta Rahwana“ di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dimana dia membuka mata kita dimana sosok Rahwana yang terkenal jahat, arogan dan sakti, tapi mampu menjaga ketulusan hati dan cintanya kepada sosok yang bernama Shinta.

Loading...

Dengan kesempatan dan kesaktiannya, sebenarnya Rahwana bisa saja dengan mudah memiliki fisik Shinta, namun itu tidak Rahwana lakukan karena yang dia inginkan adalah ketulusan hati Shinta untuk menerima cinta Rahwana.

Selain itu Sujiwo Tejo juga kerap mengangkat tentang sisi baik Kurawa dan kekurangan Pandawa, dimana itu jarang sekali di temui oleh dalang-dalang lain yang selalu berpendapat bahwa Kurawa selalu buruk dan Pandawa selalu baik. Dan itu yang membuat saya kagum dengan dalang yang satu ini.

Untuk prestasi sendiri, berikut daftar prestasi yang pernah dicapai oleh Sujiwo Tejo :

Loading...
  •  2004      : Mendalang berkeliling di Yunani
  • 1999       : Menggelar wayang acapella dengan lakon “Pembakaran Shinta” di Pekan Budaya VIII  Universitas Parahyangan Bandung dan Pusat Kebudayaan Perancis Jakarta
  • 1999       : Membentuk Jaringan Dalang, bersama para dalang alternatif
  • 1994   : Menyelesaikan 13 episode Ramayana di Televisi Pendidikan Indonesia.
  • 1994  : menciptakan sendiri lakonwayang kulit sebagai awal profesinya di dunia wayang dengan judul: Semar Mesem

Sujiwo Tejo : Narasumber

Sujiwo Tejo Narasumber
Sujiwo Tejo Narasumber

Sebagai budayawan yang peduli dengan kehidupan politik dan negara ini, Sujiwo Tejo kerap menjadi narasumber di berbagai acara baik di seminar maupun acara telivisi. Beberapa tahun terakhir ini dia sering muncul di salah satu acara televisi yang berjudul “Indonesia Lawyers Club” di TvOne.

Dia memang bukan politikus, bukan anggota partai, bukan juga orang yang ingin menjabat di Negeri ini, tapi dia selalu bisa memberikan pandangan, gagasan, pola pikir, ide dan kritikan yang positif dan membangun bagi Bangsa ini.

Sujiwo Tejo : Artis & Sutradara

Sujiwo Tejo Aktor
Sujiwo Tejo Aktor

Sebagai artis, Sujiwo Tejo pernah membintangi beberapa judul film, salah satu film yang senangi adalah film “Tendangan dari Langit”. Aktingnya didunia film sungguh hebat, bisa menjadi sosok yang ramah, lucu, baik, galak juga jahat. Deretan film yang pernah ia bintangi antara lain :

Loading...
  • Pada Tahun 2009              :               Capres
  • Pada Tahun 2008              :               Kawin Laris
  • Pada Tahun 2008              :               Aborsi,
  • Pada Tahun 2006              :               Malam Jumat Kliwon
  • Pada Tahun 2006              :               Kala
  • Pada Tahun 2005              :               100 Persen Sari
  • Pada Tahun 2005              :               Janji Joni
  • Pada Tahun 2003              :               Sumanto
  • Pada Tahun 2001              :               Kafir
  • Pada Tahun  2011             :               Tendangan dari Langit
  • Pada Tahun 2011              :               Semesta Mendukung
  • Pada Tahun 2012              :               Sampai Ujung Dunia
  • Pada Tahun 2013              :               Soekarno
  • Pada Tahun 2015              :               Guru Bangsa: Tjokroaminoto
  • Pada Tahun  2018             :               Kafir: Bersekutu dengan Setan
  • Pada Tahun 2019              :               Kucumbu Tubuh Indahku

Selain sebagai aktor, Sujiwo Tejo juga adalah seorang sutradara dan berhasil menciptakan beberapa film antara lain :

  • Pada Tahun 2010              :               Bahwa Cinta Itu Ada
  • Pada Tahun 2007              :               Dokumenter Empu Keris di Jalan Padang
  • Pada Tahun 2006              :               Dokumenter Apank Sering Lupa
  • Pada Tahun 2005              :               Dokumenter Kisah dari Mangarai

Sujiwo Tejo : Penulis

Sujiwo Tejo Penulis
Sujiwo Tejo Penulis

Sujiwo Tejo sudah menerbitkan beberapa buku yaitu :

  • Pada Tahun 2009    –  sekarang   : Kontributor tetap Kolom Mingguan, Wayang Durangpo, Jawa Pos,
  • Pada Tahun 2003                              : The Sax, Penerbit Eksotika Karmawibhangga Indonesia, Jakarta ISBN 9799714826
  • Pada Tahun 2002                              : Dalang Edan,  Penerbit Aksara Karunia, Jakasampurna, Bekasi, Indonesia, ISBN 9799649641
  • Pada Tahun 2001                              : Kelakar Madura buat Gus Dur, Penerbit Lotus, Yogyakarta, Indonesia
  • Pada Tahun 1980                              : Menulis puisi dan cerita pendek untuk berbagai majalah hiburan, seperti Gadis and Anita pada penghujung
  • Pada Tahun 1985    –  sekarang   : Menulis laporan-laporan pertunjukan musik, teater, tari dan pameran seni rupa, artikel-artikel  di koran

Sujiwo Tejo : Penyanyi dan Pencipta lagu

Sujiwo Tejo Pencipta Lagu dan Penyanyi
Sujiwo Tejo Pencipta Lagu dan Penyanyi

Didunia musik Sujiwo Tejo juga adalah sosok komponis, arranger, penyanyi dan pemain musik. Hasil karyanya yaitu :

Loading...
  • Pada Tahun 2007 mengeluarkan album Presiden Yaiyo
  • Pada Tahun 2005 mengeluarkan  Album Syair Dunia Maya
  • Pada Tahun 1999 mengeluarkan Album Pada Sebuah Ranjang
  • Pada Tahun 1998    mendapatkan penghargaan video klip terbaik pada Grand Final Video Musik Indonesia
  • Pada Tahun 2000 video klip lainnya mendapatkan nominator video klip terbaik untuk Grand Final Video Musik Indonesia tahun 2000.
  • Pada Tahun 1999    Menjadi nominator Most Wanted Male yang digelar MTV Asia.
  • Pada Tahun 1986  – 1991 Penngisi acara Sastra Humor di Radio Sponsor of the literature of humor in Continental FM Radio, Radio Estrelita Radio and Radio Ardan Radio di Bandung
  • Pada Tahun 1983    Membuat hymne jurusan Teknik Sipil ITB pada Orientasi Studi, 1983
  • Pada Tahun 1983    Tinjuan kebudayaan di Iran sambil muter film Kafir
  • Pada Tahun 1983    Menata musik untuk berbagai pementasan teater di Bandung, seperti Studi Teater Mahasiswa ITB dan Gelanggang Seni Sastra Teater dan Film Universitas Padjadjaran, dekade 80-an
  • Pada Tahun 1979    Juara I dalam Festival Lagu Rakyat se Karesidenan Besuki di Bondowoso.
  • Pada Tahun 1978    Juara II dalam Festival Lagu Rakyat se-Karesidenan Besuki di Jember

Sujiwo Tejo : Pelukis

Sujiwo Tejo Pelukis
Sujiwo Tejo Pelukis

Di dunia lukis, Sujiwo Tejo juga mampu menghasilkan beberapa karya yaitu :

Tahun 2008         :

  • Mei      Pameran Tunggal ’Semar Nggambar Semar’, Jogja Gallery, Yogyakarta. (10 – 16 Mei)
  • Maret  Pameran Tunggal ’Super Semar Mesem’, Galeri Surabaya. (11 Maret)
  • Juni     Pameran Bersama di Galeri Rumah Jawa, Jakarta, (Juni)
  • Juli      Pameran Bersama di Café De La Rose, Jakarta (Juli)

Tahun 2007         :

Loading...
  • Pameran Tunggal ’Hitam Putih Semar Mesem’, Balai Kartini, Jakarta (1 November)
  • Pameran Tunggal bulanan di Viky Sianipar Music Center, Jakarta.

Sujiwo Tejo : Wartawan

Selain bakat seninya yang luar biasa, ternyata dahulunya Sujiwo Tejo juga pernah bekerja sebagai seorang wartawan di Kompas selama 8 tahun. Pengalamannya menjadi wartawan itulah yang menambah ilmu politik sehingga dia menjadi sosok yang sangat vokal dalam mengkritik pemerintahan. Namun kritikan beliau merupakan kritikan yang murni demi kebaikan bangsa, bukan hanya kritikan layaknya orang partai oposisi yang hanya mencari keburukan pemerintah dan mencari pembenaran sendiri.

Dari berbagai rentetan prestasi yang sudah dia raih, dan sampai saat ini dia masih terus berkecimpung di dunia seni, rasanya sulit mencari sosok dalang yang memiliki multitalenta seperti Sujiwo Tejo. Beliau merupakan sosok seniman dan budayawan yang luar biasa.

Sujiwo Tejo dan Cak Nun
Sujiwo Tejo dan Cak Nun

Akhir-akhir ini beliau aktif di twitter dan memiliki follower yang sangat banyak, dimana beliau mempopulerkan istilah jancukers dan Sujiwo Tejo sendiri sebagai Presiden Jancukers nya. Selain itu saat ini Sujiwo Tejo juga terlihat beberapa kali mengisi acara Maiyah, Kenduri Cinta dan Sinau Bareng bersama dengan Emha Ainun Najib ( Cak Nun ).

Loading...

Sujiwo Tejo dan Cak Nun adalah sahabat lama, mereka memiliki kesamaan sebagai seniman, budayawan, dan kepedulian terhadapan Bangsa Indonesia. Sama-sama berasal dari Jawa Timur dan sering berbeda pendapat saat di panggung sering membuat acara Maiyah menjadi seru, lucu namun tetap berilmu karena ada dua sosok orang hebat yang berdebat dengan logat kasar Jawa Timuran mereka. Semoga Sujiwo Tejo tetap semangat berkarya dan menghibur kita semua.

Referensi :

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Sujiwo_Tejo
  2. http://sujiwotejo.com/profil/
Loading...

Loading...
, , , , , , , , , , , , ,
Artikel Terkait
Latest Posts from DalangSeno.com