Wayang climen 2

Wayang Climen akhir-akhir ini sering dipentaskan dimasa pandemi ini, termasuk oleh Ki Seno Nugroho. Wayang Climen bukanlah jenis wayang seperti wayang kulit, wayang golek atau wayang orang, tapi wayang climen adalah pertunjukan wayang kulit yang di desain dengan sangat simple, minimalis dan sederhana. Dan tentu dimasa sosial distancing seperti ini, wayang climen menjadi solusi yang tepat supaya pagelaran wayang kulit tetap bisa dipentaskan tapi protokol kesehatan tetap bisa dijalankan.

Wayang climen
Wayang climen

Tentu menjadi keprihatinan kita semua saat ini, dimana dampak dari Covid-19 ini ternyata sangat lama dan menyerang ke berbagai sektor kehidupan. Sudah 3 bulan Ki Seno dan seluruh crew tidak dapat menggelar pertunjukan wayang kulit, semua job di batalkan. Tentu ini sangat berpengaruh ke perekonomian para pelaku seni seperti sinden, wiyogo dan crew lainya yang sangat tergantung pada adanya jadwal pentas. Dan tentu ini tidak hanya dirasakan oleh Ki Seno Nugroho dan Crew Wargo Laras saja, tapi juga oleh Dalang dan pelaku seni lainya.

Namun, karena didesak kebutuhan dan keadaan, tak sedikit ide-ide muncul dari para pelaku seni untuk tetap berkarya dan mendapatkan uang, yang paling populer saat ini adalah membuat channel Youtube. Banyak sekali saat ini pelaku seni yang membuat akun youtube. Dan tentu hal itu sangatlah baik dan tepat dimasa-masa sekarang ini.

Termasuk dengan mementaskan wayang climen saat ini, hal itu tentu sebenarnya bukan semata untuk menghemat pengeluaran dengan membawa sedikit anggota, melainkan karena keadaan pandemi saat ini dimana protokol untuk menjaga jarak, menggunakan masker harus diterapkan. Dengan menggelar wayang climen, tentu personel yang dibawa lebih sedikit, dimana biasanya seluruh crew bisa mencapai 40 orang, dengan wayang climen mungkin hanya sekitar 15 orang.

Tentu pertunjukan wayang climen menjadi kurang meriah dan kurang gayeng, tapi setidaknya cukup untuk menjadi penghilang dahaga akan kerinduan kita akan pertunjukan wayang kulit. Ki Seno Nugroho dan Dalang-dalang lain dimanapun tentu saja juga merasa kurang puas jika harus terus-terusan mementaskan wayang climen, karena terkesan kurang megah dan meriah. Tapi karena keadaan maka sementara inilah yang terbaik yang bisa dilakukan.

Tentu kita berharap semoga pendemi ini segera berlalu. Dengan begitu kita dapat kembali melihat aksi-aksi para Dalang, sinden dan pelawak diatas panggung yang indah, lucu dan menghibur. Tanpa seni dunia akan sepi. Tanpa seni dunia akan sunyi. Semoga dengan seni, Ibu Pertiwi akan tersenyum kembali. Salam sehat selamat bagi boloseno dan sobat Ngebyar semua.

, , ,
Artikel Terkait
Latest Posts from DalangSeno.com